
dblindonesia.com | 27-Oct-2011
Juara Bertahan Incar Back-to-Back
Cita Hati-Wonoayu Maju ke Fantastic Four
LANGKAH tim putri SMPN 1 Wonoayu, Sidoarjo, dan tim putra SMP Cita Hati Surabaya di babak big eight Honda Development Basketball League Junior (DBL Jr) 2011 belum terbendung. Kemarin (26/10) champion Honda DBL Jr 2010 itu melenggang ke babak fantastic four setelah mengalahkan lawan-lawannya.
Tim putri Speniwa, sebutan SMPN 1 Wonoayu, Sidoarjo, memenangi derby Sidoarjo melawan Unsur, SMP Untung Suropati Sidoarjo, dengan skor 41-19. Sementara itu, tim putra CH, sebutan SMP Cita Hati Surabaya, sukses menghentikan SMP Gloria 1 Surabaya dengan skor 17-14.
Kemenangan yang direbut oleh dua tim itu semakin mendekatkan mereka untuk melakukan back-toback champion. Pada babak fantastic four, Speniwa meladeni tantangan dari tim Sidoarjo lainnya, SMP Petra 4 Sidoarjo. CH akan menghadapi SMP Santa Clara Surabaya.
Laga antara Speniwa dan Unsur berlangsung dalam tempo tinggi. Speniwa mengambil inisiatif penyerangan lewat permainan yang mengandalkan passing cepat.
Speniwa menutup babak pertama dengan leading jauh 25-9. Pada babak kedua, dominasi srikandi Speniwa makin tak terbendung. Serangan Speniwa yang dikreasi oleh Dewi Puspita dan Riska Yulian menghancurkan pertahanan Unsur. Dewi menjadi inspirator permainan Speniwa dengan donasi 14 poin.
Speniwa mengakhiri pertandingan lewat kemenangan dengan skor 41- 19. Ditemui sesudah laga, pelatih Speniwa Abdul Malik puas dengan penampilan timnya. Kini dia tinggal menyiapkan anak asuhnya menghadapi laga fantastic four.
”Sekarang langkah kami untuk mempertahankan gelar semakin dekat. Untuk pertandingan besok (hari ini, Red), saya telah menganalisis permainan SMP Petra 4 Sidoarjo. Saya optimistis anak-anak bisa melangkah ke babak final,” terang Malik.
Sementara itu, tim putra CH harus melalui pertandingan sulit saat menghadapi Gloria 1, sebutan SMP Gloria 1 Surabaya. CH mendapat perlawanan sengit dari Gloria 1. Strategi full press yang diterapkan oleh CH tak berjalan dengan baik.
Gloria 1 mampu menembus pressing ketat dari CH melalui skill individu dari kaptennya, Alvin Christian Santoso. Akselerasi dari Alvin tak mampu dihentikan oleh CH. Gloria 1 unggul 7-5 pada babak pertama.
Masuk ke babak kedua, permainan CH mulai memanas. Gaya main khas CH yang mengandalkan passing cepat yang diakhiri shooting akurat mulai terlihat. CH mulai membalas melalui aksi dari kapten timnya, Ivander Janitra. CH yang bermain lebih disiplin mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 17-14.
Kemenangan itu disambut positif oleh Djoni Budi Santoso, pelatih CH. Dia memuji keunggulan timnya. ”Anak-anak telat panas. Mereka baru mampu mengejar ketika babak kedua. Mental seperti ini harus dihilangkan saat menghadapi SMP Santa Clara Surabaya,” ungkap Djoni. (agn/dta/c6/nay)
Story Provided by Jawa Pos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar